Ketika Kamu Merasa Jenuh dengan Kehidupan di Jepang, Ingatlah Kembali Ketika Kamu Berjuang Untuk Mengejarnya

Kehidupan di Jepang – Apa saja yang telah kamu gapai saat ini adalah buah dari apa yang sudah kamu perjuangkan di masa lalu, termasuk keberhasilanmu bekerja di Jepang.

Saat ini setidaknya kamu boleh menikmati hasil dari kerja kerasmu, smartphone keren keluaran terbaru, kamera mahal, atau bahkan rumah baru hasil banting tulangmu bekerja menjadi pemagang di Jepang.

Namun, terkadang ada rasa jenuh yang tak mengerti siapa kamu, tak bisa memilih kepada siapa dia akan menghampiri, rasa jenuh itu akan datang kepada siapa saja yang dia kehendaki.

Menjalani kehidupan di Jepang selama 3 tahun sebagai kenshuusei memang menarik, namun tidak sedikit juga yang mengeluhkannya karena merasa jenuh dan ingin segera kembali ke Indonesia.

Ketika kamu mulai merasa jenuh dengan pekerjaan atau kehidupan di Jepang, ingatlah kembali masa dimana kamu bersusah payah berjuang untuk mendapatkannya

Kehidupan di Jepang

magangkejepang.weebly.com

Apakah kamu masih ingat ketika terik matahari menerpa saat kamu disuruh push -up atau lari marathon waktu zaman pelatihan Bahasa Jepang dahulu?

Atau ketika orang tuamu berjuang mencarikanmu biaya pinjam sana-sini demi kamu agar bisa berhasil terbang ke Jepang?

Masa tersebut adalah masa di mana kamu dan seluruh orang yang mendukungmu pergi ke Jepang berjuang agar kamu bisa menggapai mimpimu.

Ingatlah semua itu dikala kamu mulai dihinggapi rasa jenuh. Renungkan kembali semua waktu, tenaga, pikiran, dan materi yang telah kamu habiskan demi kondisi kamu saat ini di Jepang.

Ingat kembali kalimat “3 tahun ke depan pasti kita akan berkumpul lagi sekeluarga” yang terucap dari Bapak dan Ibumu ketika melepas kepergianmu di bandara

Kehidupan di Jepang Jenuh

virginmojito.wordpress.com

Pasti kamu gak bakal lupa saat kamu pergi berpisah dengan orang-orang tercinta di Indonesia untuk terbang ke Negeri Sakura. Demi cita-cita dan juga memperbaiki keadaan ekonomi keluarga.

Ketika sudah bekerja di Jepang, kata-kata kasar yang mungkin keluar dari atasanmu adalah makanan sehari-hari yang kamu terima setiap membuat barang furyou atau melakukan kesalahan lainnya.

Namun kamu terus bersabar dan tak mudah dendam, hingga akhirnya kamu sudah terbiasa dengan kondisi yang kamu terima saat ini.

Amat sangat disayangkan jika kamu harus mengeluh hanya karena salary yang kamu terima berbeda jauh dengan karyawan lainnya di perusahaanmu, masih banyak anak muda yang ingin berada di posisimu saat ini.

Ketika kamu terjebak dalam rasa galau, coba ingat kembali perjuangan untuk dapat satu tempat di pekerjaan yang kamu geluti sekarang.

3. Masih Ingatkah kamu ketika ikut tes agar bisa masuk jadi calon siswa magang ke Jepang

Kehidupan di Jepang Hebat

berita.suaramerdeka.com

Apapun persyaratan yang diperlukan, pasti kamu akan terus berusaha agar bisa menjadi pemagang di Jepang. Bahkan orang tuamu rela menjual barang-barang berharga miliknya demi kamu berangkat ke Jepang.

Segala persyarata yang diminta kamu turuti, semua peraturan di sentaa kamu jalani, demi mendapat nilai baik dan dapat cepat berangkat ke Jepang.

Sayang banget jika setelah di Jepang kamu malas-malasan, hidup boros, sering bolos bekerja dan tidak belajar Bahasa Jepang. Seakan-akan kamu lupa saat kamu berjuang mati-matian hanya untuk bisa bekerja di Jepang

Bersyukur akan membuatmu tersadar dari kejenuhan yang sedang kamu alami

Kehidupan di Jepang Bersyukur

muslimah.co.id

Tidak ada kusuri yang lebih manjur untuk menyembuhkan rasa jenuh kecuali dengan bersyukur. Syukur atas apa yang kamu dapatkan saat ini, syukur atas dengan segala nikmat yang tuhan berikan hanya untukmu, seorang anak muda yang pantang menyerah dalam menggapai mimpinya.

Rasa jenuhmu akan semakin bertambah jika tidak kamu usir dengan rasa syukur. Rasa bosanmu tak akan sirna apabila kamu jika hatimu tak tulus menjalani semua kegiatanmu di Jepang.

Tarik nafas dalam-dalam secara perlahan lalu bangkitkan semangatmu dengan cara menengok kepada orang-orang yang nasibnya tak seberuntung kamu.

Hubungi orang yang paling dekat dalam kehidupanmu, Ibumu

Kehidupan di Jepang Ibu

kisahikmah.com

Meskipu kamu sudah mandiri jauh dari orang tua, namun kamu tidak bisa lepas dari kasih sayang orang tua. Ketika tak ada lagi orang yang ingin mendengarkan keluh-kesahmu, cobalah untuk menceritakannya kepada orang tuamu terutama ibu.

karena ibu-lah yang sangat merindukan hal itu bersamamu. Katakan semua kejenuhan dan kegundahanmu kepadanya.

Kamu harus ingat, setiap kamu mendapatkan apa yang kamu inginkan dalam hidup, ketika itu ribuan doa dari ibumu sudah terkabulkan. So, mintalah doa dan restu darinya supaya hidupmu lebih tenang.

 

 

Add Comment