Magang ke Jepang Dulu, Setelah Pulang Baru Kuliah, Why Not?

Dapat masuk daigaku (universitas) adalah masa yang dinanti-nanti oleh anak muda yang baru lulus dari SMA/SMK termasuk mungkin bagi para kenshuusei yang saat ini memutuskan ikut magang ke Jepang.

Menikmati momen kebersamaan bareng teman kampus dalam sebuah diskusi ringan di sebuah kafe atau menerima materi pelajaran dari dosen adalah sebuah keinginan besar bagi setiap anak muda.

Akan tetapi, terkadang jalan hidup tak bisa diduga. Ada kendala atau keterbatasan yang mengharuskan kita mengubur dalam-dalam keinginan kuliah selepas lulus sekolah.

Dunia kerja, adalah pilihan yang harus para kenshuusei ambil dengan mempertimbangkan banyak faktor. Faktor ekonomi yang kurang, gak mau merepotkan orang tua, dan ingin mencari pengalaman kerja adalah beberapa alasannya.

Demo, buat kamu yang saat ini sedang magang ke Jepang gak usah bersedih apalagi galau. Daijoubu, gak masalah kok sekarang kita kerja keras banting tulang dahulu lalu setelah itu kamu bisa menikmati hasil jerih payahmu.

Pengalaman magang ke Jepang saat usia masih muda sangat berharga yang bisa mencetak dirimu siap ditempatkan di mana saja kamu berada

Magang ke Jepang

slideshare.net

Sebagaimana kita tahu, sekarang ini banyak kaisha yang memilih karyawan dengan syarat salah satunya mempunyai pengalaman kerja dalam bidang yang diperlukan. Nah kamu punya poin spesial di sini, pengalaman magang ke Jepang selama 3 tahun adalah modal utama yang dapat membantumu sukses meniti karier.

Memang tak mudah jika hanya mengandalkan ijazah SMK, tapi kamu harus pe-de bahwa kemampuanmu bisa dibutuhkan oleh perusahaan. Seiring dengan berjalannya waktu kamu bisa melanjutkan kembali pendidikan sambil bekerja kelak.

Ketika teman sebayamu yang lain masih minta uang jajan sama orang tua, sebaliknya kamu malah mendapat gaji pertamamu yang bisa kamu pakai sesuai dengan keinginanmu

Magang ke Jepang Mudah

Mau beli i-phone 7 terbaru, kamera dslr terbaru, nongkrong sepuasnya dengan teman-temanmu akan lebih lega jika uang yang digunakan adalah hasil keringatmu sendiri. Kamu tidak lagi merengek kepada orang tuamu keinginamu gak terkabul.

Saat ini, semenjak magang ke Jepang dan bekerja di sana, di usia muda apapun akan terwujud dengan salary yang keluar dari dompetmu. Menyenangkan deshou?

Sisihkan sebagian pendapatmu untuk orang tua, wasurenaide ne!

Magang ke Jepang Orang Tua

blog.bukalapak.com

Kamu mau kan lihat senyum bahagia yang terpancar dari bibir kedua orang tuamu tatkala gaji pertamamu di usia 19 tahunan bisa mereka nikmati? Mereka akan kagum dan bangga memiliki anak sepertimu yang masih muda namun sudah berkarya dan berbakti kepada orang tua.

Buat mereka bahagia selagi kamu mampu dan ada kesempatan. Semakin cepat kamu memberikan kebahagiaan untuk orang tua, niscaya kesuksesan pun akan lebih mudah dicapai.

Tiba waktunya untuk membahagiakan dirimu selagi muda dengan hasil jerih payahmu sendiri

Magang ke Jepang Travel

fabulous-femme.com

Untuk kamu yang saat ini magang ke Jepang, kamu sudah berhasil istirahat sejenak dari berbagai tugas yang biasanya menumpuk setiap malam. Tidak ada lagi tugas-tugas sekolah yang harus dikerjakan, rumus matematika, fisika dan sejenisnya.

Pikiranmu kini hanya tertuju pada pekerjaanmu jadi pemagang yang baik, jangan membuat barang furyou, siap mengerjakan zangyou dan lain sebagainya. Daijoubu, jalani saja semua itu dan nikmati prosesnya.

Nah setelah semua itu selesai, jika ada waktu luang kamu juga harus menikmati hasil kerja kerasmu! Traveling lah keliling Jepang! Nikmati hidup yang sedang kamu jalani, lakukan sesukamu toh itu semua adalah uangmu. Namun masih dalam batas wajar ya, jangan berlebihan!

Target berikutnya adalah melanjutkan kuliah

Magang ke Jepang Kuliah

jpss.jp

Ingat, keputusan kerja  jangan membuat kamu melupakan pendidikanmu meski saat ini kamu berada di good position dengan gaji berlimpah. Mulailah menabung, ukir kembali masa depanmu setelah kembali ke Indonesia.

Alangkah bagusnya jika kariermu di dunia kerja dengan memiliki pengalaman magang ke Jepang dan juga memiliki IP yang cerah dari pendidikan bangku kuliahmu. Jangan terlena dengan zona nyaman di Jepang dan penghasilan puluhan juta rupiah per bulan.

Sungguh bahagia bisa kuliah dengan uang hasil keringat sendiri

Magang ke Jepang Kuliah Sendiri

cermati.com

Hidup adalah sebuah pilihan. Jangan malu dengan nama yang belum memiliki gelar di belakangnya. Iri melihat kawan yang sudah sarjana sedangkan kamu hanya seorang lulusan SMK hanya membuat semangatmu hilang.

Ambil sisi positifnya, toh jika dipikir lebih dalam kamu sudah beberapa langkah lebih maju dari teman-temanmu yang sudah lulus kuliah namun masih dengan biaya orang tua.

Kamu sudah bisa memiliki penghasilan sendiri. Semua kebutuhanmu berhasil kamu tanggung sendiri. Bahkan mungkin ekonomi keluargamu pun sudah ditopang olehmu sepenuhnya.

Untuk mendapat gelar sarjana hanya tinggal menunggu waktu saja karena gelar sarjana akan lebih membanggakan jika diraih dari keringat sendiri tanpa biaya orang tua. Kakkoi desu!

Setelah sarjana pertarungan dunia kerja dapat dengan mudah diatasi

Magang ke Jepang Lulus Kuliah

hercampus.com

Pengalaman magang ke Jepang sudah, gelar juga sudah. tinggal waktunya kamu eksekusi dirimu sendiri. Masa depan cerah itu sudah ada di depan matamu! Dengan bekal pengalaman kerja di Jepang yang sangat disiplin terhadap waktu dan gelar prestisiusmu di bangku kuliah akan membuat kaisha mencari-cari keberadaanmu.

Banyak di luar sana (maaf) yang sudah memiliki gelar sarjana fresh graduate namun masih kalah bersaing karena tak memiliki jam terbang dan pengalaman kerja sama sekali. Nah disitulah kelebihanmu! masih muda, memiliki skill dan full of experiences.

Ga telat kok sekarang di usia 19 tahun kamu kerja di Jepang, 3 tahun kemudian umurmu 22 tahun masih bisa lanjut kuliah dan kerja ataupun berwirausaha. Tidak ada kata terlambat buat kamu kenshuusei yang punya niat kerja dulu baru kuliah.

 

 

 

6 Comments

  1. Achmad Faisal 18 Maret 2017
    • kenshuusei 21 Maret 2017
    • Wardana 5 Agustus 2017
  2. Adam 4 Januari 2018
    • kenshuusei 6 Januari 2018

Add Comment