Meski Sudah Hidup Hemat di Jepang, 7 Faktor Ini Jadi Penyebab Kamu Selalu Gagal Menabung

Gagal maning, gagal maning…

Menyusun mirai (masa depan) itu memerlukan langkah-langkah yang matang. Hal ini harus direalisasikan melalui berbagai cara, salah satunya dengan menabung. Rasanya memang cukup sulit dilakukan, sebab setiap kali mau menyisihkan pasti ada saja godaannya.

Mulai dari munculnya kebutuhan-kebutuhan mendadak baik dirimu maupun keluarga di Indonesia hingga sifat borosmu yang sulit dikendalikan seperti membeli barang-barang yang tidak perlu di Jepang.

Well, agar kondisi keuangan kamu setelah pulang ke Indonesia bisa berjalan dengan baik, kamu perlu tahu dari sekarang hal-hal apa saja yang dapat menggagalkan rencana untuk menabung.

Oleh sebab itu, simak yuk 7 alasan yang bakal bikin kamu lebih semangat mengumpulkan pundi-pundi yen di Jepang.

1. Dari awal sudah menyerah nabung karena kyuuryou pas-pasan. Ditambah zangyou pun jarang. Padahal bisa-bisa saja selama ada kemauan

Hidup Hemat di Jepang

Kondisi okane pas-pasan sering kamu jadikan alasan untuk nggak menabung selama di Jepang. Kebutuhan yang banyak dan mahal bikin kamu sulit mengatur keuangan, padahal sekecil apapun pendapatanmu pasti selalu bisa disimpan meski sedikit jumlahnya.

Hal itu bisa direalisasikan dengan adanya niat tulus ingin menabung demi masa depan. Jika masih malas-malasan yang ada pasti kamu gagal lagi melakukannya, meski gajimu sampai ratusan ribu yen.

Cobalah untuk mulai menyishikan 20rb-30rb yen per bulan. Sedikit sih, tapi kalau rutin hasilnya lumayan kan buat bikin rumah, hehe

2. Kamu nggak pernah membuat anggaran keuangan bulanan. Padahal, ini sangat penting untuk menekan pengeluaran

Hidup Hemat di Jepang uang

thinglink.com

Semenjak pertama kali datang ke Jepang, sedetail mungkin, buatlah anggaran bulananmu supaya keuanganmu jadi lebih tertata. Misalnya saja kamu dapat ketahui berapa biaya makan sebulan, biaya ryokou, bayar apaato+internet, beli barang keperluan sehari-hari, dan uang untuk hal mendadak.

Kalau kamu sudah membuat anggarannya, percaya deh kamu jadi tahu berapa jumlah dari pendapatan yang bisa disisihkan untuk menabung atau minimal cukup disisihkan per bulannya.

3. Apakah selama ini kamu jarang atau hampir tidak pernah pergi ke ginkou untuk update jumlah saldo di ATM? Jika iya, ini akibatnya…

Hidup Hemat di Jepang ATM

blog.livedoor.jp

Ini semua demi mengasah sugestimu soal jumlah okane. Jika uang di ATM-mu sedikit, maka kamu akan berusaha untuk mengisinya lagi. Tapi jika uangmu di sana masih cukup, kamu akan menjaganya supaya nggak berkurang.

Buat kamu yang sering menarik atau transfer uang dari ginkou baik itu di yubinkyoku atau bank lokal, biasanya lupa untuk mengecek saldo.

Hal ini karena kamu hanya sering menarik uang sedikit demi sedikit dan merasa tabungan kamu masih banyak, lalu jumlah uangnya dilupakan begitu saja.

Nah, sebaiknya dari sekarang saat kamu lupa jumlah saldo rekeningmu berapa, tak ada salahnya mengecek ke ATM atau lewat internet banking. dengan begitu kamu akan tahu kondisi keuangan kamu dari hari ke hari.

4. Gampang tergoda diskon. Yaelah, mendingan nabung buat nikah atau beli rumah kontrakan di kampung. hehe

Hidup Hemat di Jepang Diskon

pet-onelove.com

Cara-cara terbaik mengatasi godaan diskon atau tawaran-tawaran belanja lainnya:

  • jika belum punya usaha sendiri, jangan pernah membuat kartu kredit untuk mencegahmu “maraton belanja” seperti di amazon atau ebay. hehe
  • tulis daftar belanjaan sebelum pergi ke konbini atau supermarket
  • nggak perlu download aplikasi belanja online yang selalu menawarkan diskon murah jika belum benar-benar butuh
  • hindari belanja di mall atau supermarket besar karena selain mahal, di sana juga banyak tawaran diskon menggiurkan.
  • Bersyukur dengan barang yang dimiliki saat ini. Karena kebanyakan barang-barang diskon yang kita beli bukan barang yang benar-benar dibutuhkan melainkan hanya keinginan semata.

5. Sifat konsumtif dan mudah tergoda dan dipanasi oleh tren-tren terbaru di Jepang

Hidup Hemat di Jepang Nabung

Kemarin apple baru ngeluarin iphone 7. Beli ah cuma gaji kerja sebulan ini!

Fuyu yasumi nanti gw mau pergi main ski di Nagano, jalan-jalan di keliling Tokyo terus pulangnya naik shinkansen deh ke Oosaka

Di samping sifat konsumtif yang mungkin sudah mendarah daging, telingamu pun nggak bisa sedikit saja mendengar ajakan untuk membeli sesuatu, semahal apapun harganya. Asal brand terkenal dan kamu suka, oke-oke saja. Duh, ini sih yang membuatmu susah punya simpanan uang.

Jangankan menabung, menyisihkan ichi man per bulan saja susahnya minta ampun.

Apa mau begini terus?

6. Terlalu memaksakan diri mengikuti gaya hidup Orang Jepang, ujung-ujungnya kantong jebol

Hidup Hemat di Jepang Glamour

heeyfashion.com

Gaya hidup orang Jepang yang tinggi dengan penampilan yang glamour sedikit banyaknya sudah mulai diikuti oleh kita yang tinggal di Jepang. Padahal dari segi penghasilan, sudah jelas kita beda jauh dari mereka. Hiduplah sederhana tanpa mengesampingkan kesopanan budaya Indonesia.

7. Menabung itu ada tujuannya. Kalau selama ini tujuanmu cuma buat gaya-gayaan, katakan selamat tinggal pada kesuksesan!

hidup hemat di Jepang Sukses

performancecritical.com

Nggak adanya tujuan dari menabung akan membuatmu malas melakukannya. Kamu masih belum tahu jika menyisihkan uang itu banyak faedahnya buat masa depan setelah kembali ke tanah air kelak.

Bisa juga untuk modal usaha atau membangun aset-aset seperti rumah, kontrakan, sawah, dan lain-lain. Atau bisa juga digunakan untuk hal-hal nggak terduga seperti biaya kuliah saudara.

Karena itu, lebih baik dari sekarang coba deh buat daftar masa depan seperti apa yang kamu mau. Seperti ini misalnya:

  • dalam sebulan, Aku harus menyisihkan paling nggak 20.000 yen untuk kebutuhan dadakan
  • tiap bulan, minimal Aku harus traveling ke tempat-tempat menarik di Jepang
  • dalam setahun, minimal aku sudah punya simpanan sawah di kampung
  • setelah pulang, aku harus bisa beliin ibu rumah baru

Sesimpel perencanaan tadi, motivasimu untuk terus menyisihkan uang lalu ditabung akan semakin besar dan predikat pengusaha sukses nggak mustahil lagi didapatkan setelah pulang ke tanah air kelak!

Karena menabung adalah hal positif yang sangat disayangkan kalau sampai tidak dilakukan selama di Jepang. Bersabarlah sedikit, tahan segala keinginanmu. Masa- di Jepang yang hanya sementara harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Yuk, belajar pelan-pelan sambil mulai mempraktikkan ke-7 trik tadi. GANBATTE KUDASAI!

Add Comment