Tips Menggunakan JASTIP yang Murah dan Menguntungkan!

Belakangan ini Jasa Titip barang banyak digandrungi para WNI di Jepang tak terkecuali para Kenshuusei. Dengan menggunakan layanan JASTIP, ada beberapa keuntungan yang didapatkan. Selain tentunya lebih murah dari segi biaya, keamanan barang titipan kita pun lebih terjamin karena dititipkan kepada personal orang dan bisa berkomunikasi langsung dengan yang bersangkutan.

Untuk dari Indonesia ke Jepang, biasanya para kenshuusei menitipkan barang-barang seperti pakaian, makanan Indonesia, kosmetik, obat-obatan dan lain sebagainya, sedangkan dari Jepang ke Indonesia umumnya menitipkan oleh-oleh khas Jepang, souvenir, dan juga barang-barang yang sudah tidak terpakai untuk dikembalikan ke Indonesia.

Nah buat kamu para pengguna jasa titip, berikut kita kasih tips agar barang yang kamu titip aman dan juga hemat biaya!

Kirim Maximal 1 Minggu Sebelum Keberangkatan!

Untuk penitipan dari Indonesia ke Jepang sebaiknya kamu menggunakan ekspedisi yang ongkos kirimnya murah. Di sini kita sarankan teman-teman menggunakan JNE dengan layanan OKE (Ongkos Kirim Ekonomis). Sebagai informasi tambahan JNE memiliki 3 layanan dalam jasa pengirimannya.

Pertama JNE YES (Yakin Esok Sampai) dengan estimasi barang tiba keesokan harinya. Ongkos kirimnya berkisar antara 20-25 ribu rupiah. Layanan kedua yaitu JNE REG (Regular) dengan biaya sekitar 12-15 ribu rupiah/kg untuk area Jabodetabek. Estimasi sampai sekitar 2-3 hari. Lalu yang terakhir yaitu JNE OKE (Ongkos Kirim Ekonomis) dengan estimasi sampai 3-5 hari sejak tanggal pengiriman. Ongkosnya rata-rata 9-10 ribu rupiah/kg untuk wilayah Jabodetabek.

Jadi jika ingin lebih hemat, pastikan teman-teman mengirim maximal 5-7 hari sebelum tanggal keberangkatan menggunakan layanan JNE OKE.

Perhatikan Volume Barang yang dikirim!

Maximalkan space volume barang agar tidak memakan banyak tempat. JNE selain menggunakan hitungan ongkos kirim per kg, ada kalanya jika barang kita bervolume besar, maka akan dikenakan biaya volume juga. Jadi yang perlu teman-teman lakukan adalah memaximalkan volume barang.

Misalnya jika barangnya aman dan tidak mudah pecah, sebaiknya lepas kardus dan segala printilan yang melekat di barang tersebut, toh ketika sudah diterima juga pasti kamu akan membuangnya, kan?

Usahakan Berat Barang yang Dikirim Pas!

Timbang dahulu sebelum kamu pergi ke JNE untuk mengirim barang. Usahakan beratnya selalu pas, maksudnya hitungannya 1 kg, 2 kg, 3 kg, dst. Karena Jika berat barang 1 kg lebih 300 gram ke atas maka akan dihitung menjadi 2 kg. Otomatis tarif yang dibebankan pun menjadi 2 kg.

Cari Penyedia Jastip yang Terdekat dari Alamat Pengiriman Barang

pintaram.com

Kalau ini pasti sudah paham, kan? Tujuannya memang untuk menghemat ongkos kirim. Karena jika dikirim dari beda kota atau beda provinsi, biaya kirim akan semakin mahal.

Minta Titip Dibelikan Penyedia Jastip

Jika sekiranya barang yang teman-teman inginkan tersedia dan bisa dibelikan oleh si penyedia jastip. Lebih baik minta dibelikan saja. Misalnya dari Indonesia ke Jepang kalian butuh bumbu-bumbu instan, makanan, kosmetik, dan lain sebagainya, tinggal tuliskan detail barang apa saja yang dibutuhkan. Dengan ini kalian bisa menghemat ongkos kirim.

Atau kasus lainnya yaitu jika ingin membeli oleh-oleh khas Jepang seperti Coklat, Kitkat, souvenir, pakaian Jepang bisa juga menggunakan cara ini.

Menggunakan Smart Letter atau Letter Pack

Untuk Jastip dari Jepang ke Indonesia, jika barangnya kecil bisa dikirim menggunakan smart letter atau letterpack, detailnya bisa kamu searching di google. Biayanya sangat murah yakni 180 yen untuk smart letter dan 360 yen untuk Letterpack.

 

Itulah beberapa tips buat kamu yang ingin memakai Jasa Titip agar lebih hemat dan efektif. Mudah-mudahan bermanfaat. Jika ingin menggunakan Jastip yang terpercaya, silahkan hubungi admin melalui FANSPAGE KENSHUUSEI.

 

Add Comment