5 Trik Jitu Menjaga Shalat 5 Waktu di Jepang Buat Kenshuusei. [Hijrah Yuk!]

Shalat 5 Waktu di Jepang – Buat kenshuusei Indonesia yang beragama Islam, dimana dan bagaimanapun juga, entah itu sedang shigoto di tempat kerja, ataupun pas lagi asyik-asyik ryokou sama tomodachi, shalat 5 waktu itu wajib ya, meskipun ada keringanan ketika dalam situasi tertentu. Masa sudah diringankan, tapi masih mau ditinggalin? ‘kan gak lucu!

Shalat adalah bentuk sikap taat kita kepada Allah. Juga sebagai bentuk rasa syukur kita karena telah diberikan nikmat bisa merasakan hidup dan mencari nafkah di Negeri Sakura. Tenang saja, Islam itu bukan agama yang ribet kok. Meskipun saat ini kamu tinggal dan bekerja di negara yang muslimnya masih minoritas, jika kita berusaha dan berniat, pasti bisa melaksanakan shalat 5 waktu selama 3 tahun masa kenshuu di Jepang.

Nah, khusus buat kawan-kawan kenshuusei, kali ini saya akan kasih tips dan panduan mengerjakan shalat 5 waktu di Jepang dalam kondisi apapun. Douzo yonde kudasai!

1. Jangan malas sama diri sendiri, ketika bangun pagi, Shalat Shubuh adalah “ritual” terbaik untuk mengawali hari.

Shalat 5 Waktu di Jepang

gilig.wordpress.com

Usahakan buat kamu yang kerjanya hayaban (shift pagi) atau hirukin (kerja normal) agar menjaga shalat shubuh meskipun waktunya mepet. Mungkin ada sebagian kenshuusei yang masih sering ketinggalan shalat shubuh karena berbagai hal.

Misalnya saja ketika pulang kerja yakin (shift malam), karena terlalu capek dan ngantuk akhrinya shalat shubuhnya kebablasan. Hal seperti ini harus diperhatikan dan jangan sampai dilakukan sama kenshuusei kakkoi seperti kamu.

Solusinya, jika kamu pulang kerja sebelum waktu shubuh tiba, kamu bisa menunggu sambil melakukan berbagai aktivitas ringan seperti main game dan nonton film. Atau kalau mau lebih keren bisa sambil shalat malam dan baca Qur’an.

Shalat 5 Waktu di Jepang Dingin

kenshuusei.id

Ketika fuyu juga pasti banyak yang ketinggalan, ‘kan? Kamu pasti malas bangun dari futon untuk mengambil air wudhu karena saking dinginnya. Hmm, padahal bangun pagi punya segudang manfaat lho. Bisa jadi ketika kamu mengawali hari dengan shalat shubuh, Allah akan memberikan keselamatan selama bekerja. Deshoou?

Ketika Kyuukei siang, 10-15 menit cukup untuk Shalat Dzuhur berjamaah sama teman-teman.

Shalat 5 Waktu di Jepang Mushola

kenshuusei.id

Refresh pikiran kamu dengan Shalat Dzuhur di waktu kyuukei. Ada waktu sekitar 45-60 menit yang diberikan untuk istirahat. Kamu bisa gunakan itu untuk makan dan shalat dzuhur. Bahkan sepengalaman saya, masih ada waktu untuk tidur siang sekitar 5-10 menit.

Lalu di mana shalatnya? Buat kenshuusei yang disediakan tempat shalat mungkin tidak ada mondai, tapi ada sebagian kawan-kawan kita juga yang kesulitan mencari tempat shalat. Gudang atau loker mungkin bisa menjadi solusinya, asalkan bersih dan suci, kamu bisa shalat dzuhur di sana.

Untuk wudhu juga perlu diperhatikan, jangan sampai kita memberikan kesan jorok kepada nihonjin dengan cara wudhu di wastafel (tempat cuci tangan). Jika di kawasan kaisha ada shawaa room, kamu bisa wudhu di sana. Atau jika tidak ada, bawalah dari apaato sebotol air untuk berwudhu. Simpel, kan?

Posisikan Shalat Ashar menjadi hal darurat ketika kamu merasa nanggung dengan pekerjaanmu di genba.

 Shalat 5 Waktu di Jepang Kerja

kenshuusei.id

Duh nanggung nih, barang furyou masih banyak harus diperiksa satu-satu. (Akhirnya waktu shalat ashar habis)

Wah kalau sholat ashar sekarang, mesin harus dimatiin nih, nanti ribet nyalainnya lagi (lalu keburu maghrib)

Di tengah-tengah pekerjaan, kamu harus terus mengingat waktu shalat. Jika ada waktu kyuukei kedua meskipun cuma 10 menit, gunakanlah untuk Shalat Ashar. Insya Allah cukup kok. Mengenai caranya hampir sama seperti shalat dzuhur. Namun jika waktunya mepet bisa sedikit dipercepat. Lebih bagus kalau kamu bisa menjaga wudhumu di waktu dzuhur agar ketika ashar nggak perlu repot wudhu lagi.

Sebelum waktu maghrib tiba, selesaikan pekerjaan. Shalat Maghrib jangan lagi ditunda, semakin banyak waktu kamu bekerja, maka semakin malas kamu melaksanakan shalat.

 Shalat 5 Waktu di Jepang Halal

kenshuusei.id

Rata-rata waktu normal kenshuusei bekerja adalah 8 jam (tanpa zangyou). Itu artinya jika masuk hayaban atau hirukin, kamu bisa menyelesaikan pekerjaan sebelum waktu maghrib tiba. Jika fuyu sekalipun waktu maghrib sekitar pukul 16;45 – 18:00 JST, kamu masih bisa shalat maghrib diantara waktu itu.

Waktu yang kamu habiskan untuk shalat paling lama 5 x 10 menit = 50 menit, cuma seujung kuku dari waktu kerja kamu dengan orang Jepang.

8 jam adalah waktu yang pas buat bekerja (tanpa zangyou). Sisanya bisa kamu gunakan untuk hal-hal produktif lainnya seperti shalat berjamaah dan baca Quran di apaato, belajar Bahasa Jepang, berjualan online, atau menyalurkan hobi.

 Shalat 5 Waktu di Jepang Ketat

kenshuusei.id

Ingat, jika kita rajin shalat 5 waktu, Allah akan mengurangi tekanan dan beban dalam hidup dan juga akan memberikan rezeki melalui jalan yang tak disangka-sangka oleh kita. Dekatilah si pemberi rezeki, bukan si pemberi gaji.

Jika  belum terbiasa shalat 5 waktu karena memang kamu seorang workaholic (gila zangyou), Kamu mungkin akan terasa sulit untuk mengawalinya. Dari mulai takut dimarahin nihonjin sampai takut nggak punya okane karena nggak ada zangyou.

Dekatilah si pemberi rezeki, bukan si pemberi gaji!

Malas bukanlah alasan dewasa, Allah pasti marah kalau kamu lebih mentingin Nihonjin daripada Dia. Tutup semua kewajibanmu dengan Shalat Isya

 Shalat 5 Waktu di Jepang Ketat

kenshuusei.id

Tutup kewajibanmu sebagai kenshuusei selama seharian ini dengan mengerjakan Shalat Isya dengan khusyuk di apaato. Memang waktu Isya sangat panjang, tapi kamu harus berusaha untuk mengerjakan secepatnya. Dengan itu kamu bisa mengatur rencana untuk esok hari. Jika kebetulan kamu bekerja yakin, kamu bisa Shalat Isya ketika kyuukei makan dengan leluasa agar pekerjaanmu bisa selamat sampai selesai.

Bekerja di Jepang adalah keputusan besar buat kamu, tapi Mengerjakan shalat 5 waktu ketika di Jepang juga merupakan keputusan lebih besar dalam hidupmu karena ini bagian dari agama yang kamu yakini. Setelah kembali ke Indonesia mungkin kamu akan menikah dan memiliki anak dan mewariskan keyakinan ini. Jika sekarang kamu sendiri nggak yakin dengan yang kamu yakini, terus kamu ingin memberikan apa?

Haruskah kamu menduakan Allah demi sesuatu yang sederhana ini padahal Allah sendiri yang akan memberikanmu rezeki.

 Shalat 5 Waktu di Jepang Ketat

kenshuusei.id

Selain keinginan dari dalam diri sendiri, kamu juga harus memiliki lingkungan dan teman-teman se-apaato yang memiliki keinginan sama. Dan perlu diingat, shalat bukan cuma kewajiban, tapi juga kebutuhanmu selama 3 tahun di Jepang.

 

Ganbatte Kudasai!

One Response

  1. robby mardiansyah 18 Desember 2017

Add Comment